BANTEN - Komitmen dalam mencetak garda terdepan keselamatan pelayaran telah diperkuat. Direktur Kepelabuhanan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Bapak Muhammad Anto Julianto, S.E., M.Si., secara resmi menutup kegiatan Praktek Memandu Kapal Pandu Tingkat II Angkatan IX pada Senin (29/6).
Agenda penutupan yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Kepala BP2TL Jakarta, Bapak Capt. Dedy Kurniadi, M.M., yang sekaligus menyampaikan laporan kompherensif mengenai jalannya kegiatan. Turut hadir menyaksikan momen penting ini Kepala KSOP Kelas I Banten, Bapak Raden Yogie Nugraha, S.T., M.T., serta jajaran perwakilan manajeen dari PT Krakatau Bandar Samudera dan PT Pelabuhan Cilegon Mandiri.
Dalam laporan pelaksanaannya, Capt. Dedy Kurniadi menyampaikan bahwa diklat pandu tingkat II angkatan IX ini diikuti oleh 14 peserta yang telah berhasl menyelesaikan seluruh rangkaian praktek lapangan selama kurang lebih dua bulan. Durasi tersebut setara dengan 600 jam pelajaran dengan capaian performa sebanyak 100 pergerakan kapal.
Selama masa praktek, seluruh peserta mendapatkan pengawasan melekat secara profesional oleh KSOP Kelas I Banten, keberhasilan program ini juga tidak lepas dari sinergi dan kerja sama strategis yang terjalin erat antara pihak penyelenggara dengan mitra industri, yakni PT Karakatau Bandar Samudera dan PT Pelabuhan Cilegon Mandiri selaku penyedia wahana praktek lapangan.
Melalui selesainya praktek intensif ini, para perwira pandu yang lulus diharapkan siap mengaplikasikan kompetensi tingginya guna menjadi kelancaran, keamanan, dan keselamatan bernavigasi di perairan wajib pandu demi mendukung penguatan logistik maritim nasional.